LOGIN FORM

Forgot Password Forgot Email
Home > Articles > IHEAC meet Paul Bente dan JBL DD66000
Articles
Sudah dibaca 235 kali
Selasa, 26 Mar 2019 07:56
IHEAC meet Paul Bente dan JBL DD66000
Posted by :

Paul Bente (ketiga dari kiri, jas krem) berfoto bersama IHEAC (Bapak Teddy Hailamsah, Tjandra Ghozalli, Sanny Suharli, Slamet Adijuwono ketua IHEAC saat itu dan Bing Istango) dan manajemen IMS diantaranya Bapak Stephen Pribadi

 

Paul Bente, President Harman Kardon Group ini tanggal 21 Juni 2007 lalu datang ke Indonesia tahun lalu dan di galeri Kruge yang juga merupakan demo roomnya produk high end audio dan home theater yang didistributori IMS(termasuk JBL) kala itu, Paul mempresentasikan sekaligus mendemokan kehebatan speaker Everest DD66000. Dan baru kali ini kami mendengarkannya di sebuah ruang khusus dan tertutup.

 

Saat demo Paul, speaker ini ditempatkan di ruang terbuka pada lantai dasar. Kami ingat kala itu banyak para undangan, khususnya anggota IHEAC yang terkagum kagum akan kehebatan speaker ini di karakteristik live-nya. Tetapi yang kami acungi jempol adalah ketika kami dengarkan speaker ini tidak secara langsung, melainkan saat berjalan-jalan tepat di lantai atas galeri ini dan mendengarkan sambil mengamati sistem dari atas, kami dapatkan ambiens yang bagus. Beberapa tembang new age yang dimainkan kala itu terasa hidup, dan kita seolah tengah diajak ke nuansa alam tertentu dengan nuansa sedikit mistis yang ada di dalamnya.


Bagaimana profil speaker ini, termasuk bagaimana desainer JBL menerapkan konsep dan pemilihan komponennya, anda dapat membaca edisi Audio Lifestyle 2007 lalu. Sejak dikenalkan pertama kalinya ke kawasan Asia di bulan September 2006, dan kabarnya punya tanggapan yang baik di kalangan reviewer, Project Everest DD 66000 hingga kini mendapat respon yang baik di pasar.

DD66000 disebut sebut sebagai tipe speaker terbaik yang pernah diproduksi oleh JBL. Dan inilah salah satu karya besar dari The Harman Consumer Group(HCG). HCG adalah leading designer, pabrikan sekaligus pemasar speaker speaker high fidelity, komponen audio dan video, sistem multimedia untuk rumah dan mobil, serta komputer. Aneka brand yang berada di bawah payungnya adalah  JBL, Infinity, Harman Kardon, Mark Levinson, Revel, Audioaccess dan Lexicon.

Speaker yang dibuat dalam rangka merayakan ulang tahun JBL yang ke 60 ini merupakan ‘evocative’ dari speaker legendaris JBL, yakni Hartsfield dan Paragon yang bentuk kabinetnya mengombinasikan elemen klasik JBL dengan gaya kontemporer. Salah satu contohnya adalah dengan dibuatnya permukaan berbentuk kurva dan bersudut sudut. Lalu ada  sebuah horn midrange horisontal yang dari sisi visual, membangun kesan tersendiri. 

Horn yang digunakan di DD66000 dibentuk untuk mendapatkan dispersi optimal dalam bidang vertikal maupun horizontal demi mendapatkan respon frekuensi yang smooth dan imaging yang akurat dan tepat..  Transducer ini beroperasi dalam pola conjunction bersama sama horn Bi-Radial yang dibuat dari bahan SonoGlass, utuk mengeliminir kolorasi suara yang tak diinginkan.

DD66000 dilengkapi driver 045Be-1. Ini adalah driver frekuensi ultra tinggi yang memanfaatkan sebuah diafragma Beryllium 1 inci dan magnet neodymium 2 inci untuk menghasilkan respon frekuensi diatas 50 kHz. Driver rekuensi tinggi ini dilengkapi sebuah diafragma Beryllium murni 4 inci dengan sebuah koil suara almunium 4 inci. Ada pula  woofer 15 inci 1501AL yang dilengkapi konus Aquaplas yang tertreatmen dengan pulp yang diklaim JBL mampu menjaga netralitas sonic sambil mendamping resonansi internal dan dan menyediakan respon bass yang terartikulasi serta terkontrol.

Di driver frekuensi ultra tinggi tadi, ada struktur motor magnet neodymium efisiensi tinggi yang memiliki fitur khusus untuk menjaga fluk gap magnetic maksimum dalam menyampaikan suara yang menawan telinga pada tiap volume, dengan clarity dan resolusi tinggi.
 

Di sisi crossover yang tentu merupakan otaknya speaker ini  dilengkapi sebuah sistem baterei bias DC yang menjaga kapasitor kapasitor beroperasi dalam mode Kelas A yang memang terkenal memiliki kemurnian suara tinggi. Sang desainer, sengaja mendesain  network crossover sedemikian rupa agar woofer ini sanggup beroperasi di banyak bidang frekuensi berlainan. Tentu saja dengan adanya  konfigurasi ini, mengharuskan speaker ini harus bisa menyediakan output tinggi. Speaker ini memanfaatkan komponen internal premium seperti kapasitor foil polypropylene dan resistor metal oxide dan induktor air-core. Untuk mengeliminasi resonansi internal yang tak diinginkan, digunakanlah bracing internal secara ektensif.

Di sisi depan, ada panel panel kontrol  yang  bisa digunakan sang pemilik atau installer sistem mentuning frekuensi bawah dan frekuensi atas serta karakeristik lainnya agar presisi di tuningnya, baik di dalam aneka rupa sistem maupun aneka rupa  ruangan.

Inilah buah tangan IHEAC ketika tandang ke galeri Kruge yang berada di kawasan Menteng saat itu. 

0 Chat
Load More Comment
Latest Articles
Meeting IHEAC Show Juli 2019
Bila Pehobi Saling Berkunjung
Bertemu Kolektor PH di Hongkong
AmplIfier Yang Baik
Musiknya Pak Dokter
Popular Articles
APA BEDA AMPLIFIER TABUNG DAN AMPLIFIER TRANSISTOR
Turntable bagi Pemula
Loud speaker untuk SET
Beda kualitas suara analog dan digital
KIAT MEMILIH LOUD SPEAKER
Latest Chat
Beda kualitas suara analog dan digital
Contoh RT-60
Bermain Analog Player mempunyai sukacita tersendiri.
APA BEDA AMPLIFIER TABUNG DAN AMPLIFIER TRANSISTOR